Fajarasia.id – Kepolisian Australia resmi mengonfirmasi identitas sejumlah korban dalam tragedi penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, yang terjadi saat perayaan Hanukkah. Insiden tersebut menewaskan sedikitnya 15 warga sipil dari berbagai latar belakang usia dan kewarganegaraan.
Menurut laporan otoritas setempat, korban termasuk anak-anak, tokoh agama, hingga penyintas Holocaust. Salah satu korban adalah Matilda, seorang anak perempuan berusia 10 tahun. Ia sempat mendapat perawatan medis sebelum akhirnya meninggal dunia. Pihak sekolah menyampaikan belasungkawa mendalam dan mengenang Matilda sebagai murid yang ceria.
Dua rabi juga dilaporkan tewas, termasuk Rabbi Eli Schlanger, pemimpin komunitas Chabad Bondi sekaligus penggagas acara Hanukkah. Schlanger dikenal luas di komunitas Yahudi Sydney dan meninggalkan seorang istri serta lima anak, termasuk bayi berusia dua bulan.
Korban lain adalah Alexander Kleytman, penyintas Holocaust asal Ukraina, yang menurut keluarganya meninggal saat berusaha melindungi istrinya. Selain itu, warga negara Prancis, Dan Elkayam, juga menjadi korban. Pemerintah Prancis telah mengonfirmasi kematiannya dan menyampaikan belasungkawa resmi. Elkayam dikenal sebagai analis teknologi informasi sekaligus aktif di komunitas olahraga lokal.
Seorang fotografer lepas sekaligus pensiunan polisi, Peter Meagher, turut menjadi korban dalam insiden tersebut. Ia berada di lokasi untuk mendokumentasikan kegiatan komunitas. Nama lain yang tercatat adalah Reuven Morrison dan Rabbi Yaakov Levitan, keduanya dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan.
Komunitas Yahudi Australia menyebut tragedi ini sebagai pukulan mendalam bagi masyarakat. Sementara itu, kepolisian masih melakukan penyelidikan menyeluruh terkait motif dan kronologi penembakan. Aparat juga meningkatkan pengamanan di berbagai lokasi perayaan Hanukkah sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan ancaman lanjutan.





