Fajarasia.id — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menyiapkan relokasi serta pembangunan rumah bagi warga terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Menteri PKP Maruarar Sirait (Ara) menyebut pendataan sementara menunjukkan 112.551 unit rumah rusak dengan kategori ringan, sedang, berat, hingga hanyut. Rinciannya, sekitar 75.000 unit di Aceh, 28.600 unit di Sumut, dan hampir 9.000 unit di Sumbar.
“Pertimbangan pertama relokasi adalah keamanan, lalu legalitas lahan dan akses warga ke sekolah, pasar, rumah sakit,” kata Ara, Kamis (11/12/2025).
Ara menegaskan survei detail masih berjalan untuk menentukan apakah rumah perlu dibangun ulang, direlokasi, atau cukup direnovasi. Pemerintah juga menyiapkan opsi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA), rumah modular berbahan panel yang bisa dirakit cepat. Saat ini tersedia stok 470 unit di Medan dan 140 unit di Bandung.
Selain pemerintah, Yayasan Buddha Tzu Chi siap membantu membangun 2.000 rumah bagi korban. PKP juga bekerja sama dengan Semen Indonesia Group untuk menyiapkan aspek teknis dan ekonomi pembangunan.
Tahap rekonstruksi permukiman belum dimulai karena menunggu validasi data kerusakan. Namun, Ara menegaskan persiapan dilakukan lebih awal agar proses pemulihan bisa berjalan cepat setelah masa tanggap darurat selesai.****





