Kementerian LH Turunkan Tim Ahli Teliti Longsor Cisarua

Kementerian LH Turunkan Tim Ahli Teliti Longsor Cisarua

Fajarasia.id  — Kementerian Lingkungan Hidup (LH) menegaskan akan menurunkan tim ahli untuk melakukan kajian mendalam pascabencana longsor di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Langkah ini diambil guna memastikan penanganan dilakukan secara terstruktur dan berbasis ilmiah.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menjelaskan, kajian tidak hanya menyoroti dampak fisik, tetapi juga aspek ekologis seperti kondisi tanah, vegetasi, serta potensi risiko bencana susulan.

“Kalau bicara lingkungan ini harus saintis, tidak bisa main kira-kira. Tim ahli akan menilai secara detail untuk menentukan langkah penanganan lebih lanjut,” ujar Hanif di Bandung, Minggu (25/1).

Hanif menambahkan, urbanisasi masif dan perubahan tata guna lahan menjadi salah satu faktor yang memperburuk kondisi lingkungan di kawasan tersebut. Ia menyoroti praktik pertanian tanaman subtropis di dataran tinggi yang tidak sesuai karakter wilayah lokal.

“Pertanian naik ke gunung dan membuka lahan seperti ini membawa dampak besar. Tahun 2025 belum semasif sekarang,” jelasnya.

Untuk memastikan kajian berjalan tepat, tim ahli akan bekerja sama dengan pemerintah kabupaten, akademisi, serta badan riset. Proses pendalaman diperkirakan memakan waktu 1–2 minggu sebelum rekomendasi penanganan lebih lanjut ditetapkan.

“Kami akan melakukan kajian detail terhadap lanskap ini, lalu menentukan langkah mitigasi yang tepat,” tegas Hanif.

Langkah Kementerian LH ini diharapkan dapat menjadi dasar kebijakan pemulihan lingkungan sekaligus mencegah risiko bencana serupa di masa mendatang.

Pos terkait