Fajarasia.id – Kementerian Pertanian (Kementan) mendorong jajaran di sektor pertanian meningkatkan pelayanan dan fasilitas pada investor. Salah satunya dengan memperkuat sisi regulasi, sarana hingga prasarana yang mendukung sektor pertanian.
“Sehingga investasi pertanian kembali menggeliat lebih baik lagi,” kata Sekretaris Jendral Kementan, Kasdi Subagyono dalam keterangannya, Senin (2/10/2023). Dia membandingkan antara Indonesia dan Vietnam dalam mengelola investasi.
Menurutnya dalam perspektif kemerdekaan Indonesia masih lebih dulu dibanding Vietnam. Akan tetapi, Vietnam begitu piawai dalam mengelola investasi.
Mereka, kata Kasdi sangat terbuka dengan investasi, tetapi juga dibarengi dengan aturan yang mendukungnya. Adapun ketika aturan berubah dan investasi telah masuk, Vietnam melakukan strategi,sehingga aturan-aturan yang dibuat tidak merugikan investor.
“Karena mereka totally karpet merah terhadap investor itu dilayani, dilayani, soal nanti pada saat sudah berinvestasi ada policy baru, itu mereka berstrategi. Tentu ini tidak merugikan investor,” ujarnya.
Diketahui, capaian investasi di sektor pertanian meningkat tajam hingga Rp38,8 triliun. “Angka tersebut mengalami pertumbuhan hingga 32 persen dari tahun-tahun sebelumnya,” ucap Kasdi.****





