KCIC Antisipasi Kendala Operasional Whoosh Selama Libur Nataru

KCIC Antisipasi Kendala Operasional Whoosh Selama Libur Nataru

Fajarasia.id – PT KCIC melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan kelancaran dan keamanan operasional Kereta Cepat Whoosh. Sejumlah potensi kendala eksternal telah dipetakan dan diantisipasi oleh KCIC.

“KCIC telah memetakan potensi kendala yang mungkin terjadi, seperti cuaca buruk, gempa bumi, layang-layang dan benda asing dapat mengganggu kenyamanan bahkan membahayakan perjalanan. Sejumlah potensi risiko ini yang akan kita fokuskan agar dapat menjamin keselamatan dan keamanan perjalanan Whoosh pada masa musim libur Nataru,” ujar Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC, Sabtu (7/12/2024).

KCIC menempatkan 17 unit sensor angin kencang setiap 10 km dan tujuh unit sensor gempa setiap 20 km. KCIC juga memasang delapan unit sensor cuaca buruk setiap 20 km.

Sebanyak 1.390 kamera CCTV berkualitas tinggi telah dipasang di sepanjang jalur dan stasiun untuk memantau kondisi secara langsung. KCIC juga berkoordinasi intensif dengan TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memperkuat pengamanan.

Langkah ini dilakukan demi menjaga keamanan di stasiun, jalur, dan depo utama di Tegalluar. Ini juga untuk mengantisipasi potensi bencana alam di sepanjang jalur kereta.

KCIC juga mengerahkan 510 personel pengamanan yang diperkuat oleh 28 personel TNI/Polri. Posko Pengamanan didirikan di setiap stasiun dan jalur untuk memastikan pengawasan ketat terhadap sarana dan prasarana.

Posko Tanggap Darurat di Pusat Kendali Operasi (OCC) juga disiagakan 24 jam untuk merespons setiap situasi darurat. KCIC juga melibatkan masyarakat sekitar jalur kereta dengan menyosialisasikan pentingnya menjaga keselamatan bersama.

Hingga saat ini, 5.500 siswa dari 20 sekolah di sekitar jalur telah mendapat edukasi. Ini termasuk edukasi terkait larangan bermain layang-layang di area kereta.****

Pos terkait