KBRI Filipina Pantau Kondisi WNI Pascabadai Super Fung-wong

KBRI Filipina Pantau Kondisi WNI Pascabadai Super Fung-wong

KBRI Filipina Pantau Kondisi WNI Pascabadai Super Fung-wong

Manila, 11 November 2025 – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Filipina memastikan seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) dalam keadaan aman setelah badai super Fung-wong, yang secara lokal dikenal sebagai Uwan, melanda wilayah timur laut Filipina pada Minggu (9/11/2025) malam. Hingga Senin (10/11/2025), tidak ada laporan korban jiwa maupun luka di antara WNI yang tinggal di daerah terdampak.

Koordinator Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI Filipina, Edi Suharto, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan melalui berbagai saluran komunikasi. “Kami membuka hotline dan grup WhatsApp komunitas di daerah terdampak untuk memantau kondisi para WNI,” ujarnya .

Fakta utama:

  • Sekitar 40 WNI berada di wilayah dengan kategori signal 4 dan 5, tingkat bahaya tertinggi.
  • Belum ada laporan pengaduan atau kemalangan dari WNI.
  • KBRI berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan komunitas Indonesia setempat untuk memastikan keselamatan warga.
  • Pemerintah Filipina mencatat lebih dari 231 ribu keluarga atau 837 ribu orang terdampak badai.
  • Sedikitnya empat orang meninggal dunia, sementara sejumlah penerbangan domestik dan internasional dibatalkan.
  • Sekitar 1,4 juta warga Filipina berhasil dievakuasi sebelum badai datang, langkah yang diapresiasi KBRI sebagai tindakan penyelamatan yang efektif.

Edi menambahkan bahwa badai diperkirakan berlangsung selama dua hari, meski di beberapa wilayah kondisi cuaca mulai menunjukkan tanda-tanda mereda. Ia mengimbau WNI agar tidak bepergian ke wilayah terdampak dan selalu mengikuti arahan pemerintah setempat. “Kami meminta agar setiap WNI segera menghubungi KBRI bila membutuhkan bantuan atau mengalami kesulitan,” tegasnya.

Tentang Badai Fung-wong: Topan ini merupakan badai tropis ke-21 yang melanda Filipina sepanjang tahun 2025. Dengan angin kencang dan hujan deras, Fung-wong menimbulkan dampak luas di berbagai wilayah, terutama di bagian timur laut negara tersebut.***

Pos terkait