Janji Perang Kilat Netanyahu Bikin Trump Tertekan

Janji Perang Kilat Netanyahu Bikin Trump Tertekan

Fajarasia.id – Konflik antara Amerika Serikat dan Iran memasuki fase rumit setelah klaim Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tentang “perang kilat” terbukti meleset. Presiden Donald Trump yang diyakini terlalu percaya pada narasi Netanyahu kini menghadapi tekanan politik dan ekonomi akibat perang yang berlarut.

Dalam pertemuan di Mar-a-Lago akhir Desember lalu, Netanyahu meyakinkan Trump bahwa Iran bisa ditaklukkan dalam hitungan hari. Namun, kenyataan di lapangan berbeda: perang telah memasuki bulan kedua, meluas ke Gaza, Lebanon, hingga Selat Hormuz, mengguncang pasar energi global dan menekan persenjataan canggih AS.

Strategi “decapitation” yang menargetkan tokoh penting Iran, termasuk Ali Khamenei, belum menghasilkan perubahan rezim. Sebaliknya, kekuatan Iran semakin terkonsolidasi di bawah Garda Revolusi.

Sejumlah pejabat di Washington mulai meragukan klaim Netanyahu. Mantan diplomat AS menilai Trump bukan sekadar korban lobi, melainkan mitra penuh dalam strategi yang kini berbalik menjadi beban geopolitik dan ekonomi.

Konflik ini menegaskan bahwa janji perang cepat dan mudah tidak hanya gagal, tetapi juga membawa konsekuensi luas: instabilitas kawasan, tekanan ekonomi global, serta keraguan atas kepemimpinan Trump dalam menghadapi krisis internasional.****

Pos terkait