Fajarasia.id – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat memulihkan infrastruktur di Aceh pasca banjir bandang dan longsor. Fokus utama adalah membuka akses transportasi di Lintas Timur, Barat, dan Tengah agar suplai logistik kembali lancar.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pembukaan jalur transportasi jadi prioritas sebelum masuk tahap rehabilitasi jangka panjang. “Akses jalan harus segera pulih agar distribusi logistik dan mobilitas warga tidak terhambat,” ujarnya, Sabtu (6/12/2025).
- Lintas Timur Aceh: Jalur Lhokseumawe–Langsa–Kuala Simpang sudah bisa dilalui semua kendaraan sejak 3 Desember. Dua jembatan putus ditargetkan selesai 12 Desember.
- Lintas Barat Aceh: Pembersihan material longsor terus dilakukan agar jalur kembali aman.
- Lintas Tengah Aceh: Jadi yang terberat, dengan 13 jembatan putus dan badan jalan amblas. Pemerintah memasang jembatan bailey di titik kritis. Beberapa ruas sudah terbuka terbatas, termasuk Simpang Uning–Blangkejeren dan Genting Gerbang–Celala.
Dengan percepatan ini, pemerintah berharap konektivitas antarwilayah segera pulih sehingga bantuan, ekonomi, dan aktivitas warga bisa kembali berjalan normal.





