Fajarasia.id – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango memberi pesan kepada 236 pendaftar Capim KPK yang lolos seleksi administrasi. Nawawi mengingatkan bahwa pimpinan KPK wajib tahan terhadap intervensi.
Menurut Nawawi, ada orang-orang yang punya rekam jejak kredibel dalam pemberantasan korupsi berhasil lolos dari seleksi awal. “Dari nama-nama yang lolos seleksi administrasi, ada sosok-sosok yang memang dikenal baik rekam jejaknya,” kata Nawawi kepada wartawan,Jumat (26/7/2024).
Namun, Nawawi menegaskan rekam jejak kredibel tidak dapat menjadi modal utama sebagai pimpinan KPK. “Tapi menjadi pimpinan di lembaga ini tak cukup sekadar berintegritas dan kompeten,” ujar Nawawi.
Dengan nyali itu, kata Nawawi, dapat menjawab intervensi yang muncul ketika menjadi pimpinan lembaga antirasuah. “Lebih dari itu, memiliki nyali, berani menyikapi intervensi dari berbagai kepentingan yang ujungnya berimbas pada independensi lembaga,” ucap Nawawi.
Sebelumnya, Pansel Capim KPK sudah mengumumkan 236 nama lolos seleksi Capim KPK. Nantinya mereka wajib mengikuti sejumlah tahapan hingga bisa memimpin KPK.
Tercatat, nama-nama yang tidak asing lolos seleksi awal Capim KPK. Mereka Nurul Ghufron (Wakil Ketua KPK), Johanis Tanak (Wakil Ketua KPK), eks Menteri ESDM Sudirman Said dan mantan Jubir KPK, Johan Budi.***





