Fajarasia.id – Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, tengah menghadapi badai politik setelah karya ilustrasi masa lalu istrinya, Rama Duwaji, dikaitkan dengan proyek penulis Palestina kontroversial, Susan Abulhawa. Isu ini mencuat usai sejumlah media konservatif menyoroti keterlibatan Duwaji dalam ilustrasi untuk koleksi tulisan warga Gaza.
Mamdani menegaskan bahwa istrinya hanya bekerja melalui pihak ketiga dan tidak pernah berhubungan langsung dengan Abulhawa. Meski demikian, tekanan publik meningkat karena Abulhawa dikenal dengan pernyataan keras terkait konflik Israel–Palestina. Mamdani pun secara terbuka mengecam retorika Abulhawa sebagai “tidak dapat diterima” dan “tercela.”
Kontroversi ini memicu perdebatan luas. Pendukung Mamdani menilai sang wali kota berisiko memperkuat narasi yang menyamakan dukungan terhadap Palestina dengan sentimen anti-Yahudi. Di sisi lain, Abulhawa membela diri dengan menyebut pernyataannya sebagai refleksi penderitaan rakyat Palestina akibat perang.
Kasus ini menyoroti tantangan politik yang dihadapi Mamdani sebagai wali kota Muslim pertama di New York. Ia berulang kali menegaskan komitmennya melawan segala bentuk kefanatikan, namun tetap mendapat sorotan tajam terkait standar ganda dan serangan Islamofobia yang diarahkan kepadanya.****




