Fajarasia.id – Istri IPTU I Made Setiawan angkat bicara terkait kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan suaminya terhadap seorang wanita berinisial HP.
Dalam pernyataannya, dari rekaman Voice note yang diterima Redaksi, sang istri menegaskan tidak mengetahui adanya tindakan kekerasan maupun penguasaan mobil milik HP oleh suaminya.
“Saya tidak tahu jika suami saya melakukan penyiksaan terhadap selingkuhannya. Soal mobil, suami saya bilang itu hasil bisnisnya dengan wanita itu,” ujarnya.
Ia mengaku selama ini berusaha setia dan percaya penuh kepada suaminya sehingga tidak pernah berpikir negatif. Namun, setelah mendengar kabar bahwa suaminya akan dilaporkan ke Propam, ia sempat meminta agar laporan tersebut tidak dilakukan.
Ketika ditanya apakah sebagai istri seorang polisi ia akan melaporkan dugaan penganiayaan dan perselingkuhan suaminya ke Propam, ia mengaku tidak berani.
“Saya tidak berani karena ini menyangkut masa depan kami,” katanya.
Kronologi Kasus
Kasus ini mencuat setelah Seorang Wanita berinisial HP melaporkan tindakan penganiayaan yang dilakukan I Made Setiawan. HP mengaku sempat diancam akan dibunuh dan dipaksa menemui Setiawan hingga empat kali dalam sebulan, meski dirinya sudah menikah dan meminta agar tidak diganggu lagi.
Atas laporan tersebut, Setiawan sempat mengembalikan mobil milik HP dan berjanji tidak akan mengganggunya lagi. Namun, beberapa bulan kemudian HP kembali mengadu kepada suaminya berinisial ES bahwa Setiawan kembali menghubunginya.
Kasus ini pun akhirnya terbuka ke publik dan menjadi sorotan, mengingat status Setiawan sebagai anggota kepolisian.***





