Fajar Asia.com – Ketua Umum Pengurus Pusat IPHI Ismed Hasan Putro mengingatkan pentingnya pemerintah segera menentukan kriteria maupun klasifikasi calon jamaah yang menjadi prioritas untuk diberangkatkan pada musim haji tahun ini.
“Jika itu sudah terpenuhi maka pemerintah tinggal nanti memilih dari masing-masing embarkasi mana yang memang mendesak untuk segera diberangkatkan, saya kira begitu agar ini menjadi fair dan agar tidak terjadi kecemburuan,” kata Ismed, Senin (11/4/2022).
Ia memprediksi Indonesia mendapatkan kuota haji dari Arab Saudi mencapai 60.000 orang pada 2022.
“Perhitungan sementara antara 50.000 sampai 60.000 orang, tetapi ini tentatif karena belum ada kesepakatan dan pemberitahuan resmi,” ucapnya.
Pihaknya pun optimis jika pemerintah memiliki solusi terbaik terkait terbatasnya keberangkatan calon jamaah haji.
“Jamaah pun rida dan ikhlas apapun yang terjadi soal keberangkatan itu, tahun ini hanya sejuta untuk seluruh dunia, jauh dari total yang biasanya 3.5 juta,” imbuhnya.
Ia juga mengimbau agar jemaah tetap harus ikhlas dan bersabar karena ini yang terbaik untuk calon jamaah haji.
“Saya menekankan ke calon jemaah haji, tahun ini yang belum bisa diberangkatkan tetap harus ikhlas dan bersabar, ini yang terbaik bagi para calon jamaah haji,” terangnya. (Dnl)





