Fajarasia.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan minat Kementerian Logam India untuk berinvestasi di industri hilirisasi logam Indonesia.
Wakil Menteri ESDM Yuliot menyampaikan bahwa India akan mendorong perusahaan-perusahaan mereka masuk ke Indonesia, khususnya di sektor logam. Pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Logam India, Sandeep Poundrik, juga membahas kerja sama pengembangan industri barang modal seperti mesin, alat berat, dan peralatan pabrik untuk mendukung hilirisasi.
Selain itu, kedua pihak membicarakan pengembangan riset dan inovasi agar pemanfaatan energi lebih efisien. India berencana menyampaikan draf nota kesepahaman (MoU) yang akan ditindaklanjuti di tingkat menteri.
Menurut Yuliot, sinergi ini menjadi langkah penting memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus membuka peluang investasi berkelanjutan dengan manfaat ekonomi jangka panjang. Dalam unggahan di akun Instagram resminya, ia menambahkan bahwa pembahasan juga mencakup pengembangan mineral kritis dan fasilitas pendukung produksi baja di Indonesia.***






