Fajarasia.id — Ribuan pengunjung memadati Yoyogi Park, Tokyo, dalam gelaran Indonesia-Japan Friendship Festival 2025, sebuah perayaan budaya yang mempererat hubungan masyarakat kedua negara. Festival ini berlangsung meriah dengan berbagai pertunjukan seni, kuliner khas nusantara, dan kegiatan interaktif yang menggambarkan semangat gotong royong.
Acara dibuka oleh Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Tokyo, Maria Renata Hutagalung, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk anggota DPR RI Himmatul Aliyah dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Dalam sambutannya, Himmatul menyoroti pentingnya nilai kebersamaan sebagai fondasi hubungan antarmasyarakat Indonesia dan Jepang.
“Melalui kegiatan budaya seperti ini, kita memperlihatkan wajah Indonesia yang ramah, kreatif, dan penuh semangat gotong royong. Ini bukan sekadar festival, tetapi bentuk nyata diplomasi antarbangsa,” ujar Himmatul, yang mewakili Daerah Pemilihan DKI Jakarta II.
Salah satu momen yang menarik perhatian adalah kegiatan Marandang Dunia, di mana peserta festival bersama-sama memasak rendang dalam kuali berukuran raksasa. Himmatul turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, yang menjadi simbol kolaborasi masyarakat Indonesia di Jepang dalam memperkenalkan kuliner tradisional kepada publik Jepang.
Ia juga menekankan bahwa diplomasi budaya yang tumbuh dari inisiatif warga merupakan kekuatan penting dalam membangun citra positif Indonesia di mata dunia.
“Kebudayaan adalah jembatan yang kokoh untuk membangun persahabatan. Dari seni, kuliner, hingga interaksi sosial, semuanya mencerminkan nilai persatuan yang menjadi identitas bangsa kita,” tambahnya.
Maria Renata Hutagalung turut mengapresiasi antusiasme masyarakat Indonesia di Jepang yang aktif berpartisipasi dalam festival ini. Ia menyebut keterlibatan komunitas sebagai contoh nyata bagaimana diplomasi budaya dapat tumbuh dari akar rumput.
“Inisiatif seperti ini memperkuat hubungan antarmasyarakat dan menjadi fondasi persahabatan yang berkelanjutan antara Indonesia dan Jepang,” ujar Maria.
Festival yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan beragam kegiatan, mulai dari fashion show busana tradisional, pentas seni daerah, hingga sesi memasak rendang raksasa yang berhasil mencatatkan rekor MURI. Suasana hangat dan penuh kebersamaan menjadi bukti bahwa hubungan Indonesia dan Jepang terus berkembang secara harmonis dari generasi ke generasi.****





