Fajarasia.id – Komisi VIII DPR RI menegaskan bahwa pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 tetap berjalan sesuai rencana meski konflik di Timur Tengah belum mereda. Wakil Ketua Komisi VIII, Abidin Fikri, menyampaikan hingga kini tidak ada indikasi gangguan terhadap kawasan suci Makkah dan Madinah.
“Kami terus mengawal persiapan haji 2026 secara menyeluruh, baik regulasi, teknis, maupun pembiayaan. Masyarakat diminta tetap tenang karena belum ada tanda-tanda konflik akan mengganggu wilayah suci,” ujar Abidin, Kamis (12/3/2026).
Ia menambahkan, komunikasi intensif dengan otoritas Arab Saudi terus dilakukan untuk memastikan kejelasan informasi bagi jemaah. Pemerintah juga memperkuat koordinasi agar pelayanan tetap optimal tanpa mengurangi kuota maupun kualitas.
Senada dengan itu, Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan), menegaskan persiapan haji 2026 masih berjalan sesuai jadwal. “Hari ini masih on schedule. Belum ada perubahan. Alhamdulillah, mudah-mudahan ini terus berjalan,” katanya di Kompleks Parlemen, Senayan.
Meski demikian, Kementerian Haji dan Umrah tetap menyiapkan skenario antisipasi jika situasi memburuk. Komisi VIII berkomitmen melakukan pengawasan ketat agar ibadah haji 1447 H/2026 M berlangsung aman, nyaman, dan meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh calon jemaah Indonesia.****






