Fajarasia.id – Meski ketegangan geopolitik dunia meningkat, pemerintah memastikan penyelenggaraan ibadah haji 2026 bagi jamaah Indonesia tetap aman dan sesuai jadwal. Keberangkatan pertama akan dimulai pada 22 April 2026 tanpa perubahan.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Aprozi Alam, menegaskan Indonesia memiliki pengalaman panjang mengelola haji di tengah dinamika internasional. “Haji tetap berjalan meski konflik terjadi. Sistem pengamanan dan komitmen internasional menjamin jamaah terlindungi,” ujarnya dalam diskusi di Senayan, Kamis (2/4/2026).
Ia menambahkan, pemerintah bersama DPR telah menyiapkan skenario antisipasi jika situasi Timur Tengah memburuk. Hingga kini, koordinasi dengan otoritas Arab Saudi berjalan lancar dan tidak ada kendala transportasi udara.
Guru Besar Hukum Internasional UI, Hikmahanto Juwana, menekankan pentingnya menempatkan kepentingan nasional sebagai prioritas dalam setiap kebijakan luar negeri. Ia menyoroti potensi dampak konflik terhadap stabilitas energi global, namun menilai mitigasi lintas sektor yang disiapkan pemerintah dan parlemen mampu menjaga pelayanan publik, termasuk ibadah haji.
Optimisme ini memperkuat keyakinan bahwa jamaah Indonesia dapat menunaikan ibadah haji dengan aman, meski dunia tengah diliputi ketidakpastian geopolitik.****




