Fajarasia.co – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara tegas menyatakan bahwa forum Group of 20 atau G20 adalah wadah kerja sama antarnegara yang didasarkan pada upaya membangun perekonomian secara kolektif.
Menurut Presiden, dasar tersebut yang kemudian mendorong banyak negara dapat meningkatkan kerja sama ekonomi tanpa terbentur ideologi maupun hal lain yang bersifat politik.
“Saya tambahkan bahwa G20 itu adalah forum ekonomi, forum finansial, forum pembangunan, bukan forum politik. Jadi, jangan ditarik-tarik ke politik,” ujarnya ketika memberikan keterangan kepada awak media pada Rabu, 16 Oktober.
Presiden menambahkan, seluruh pihak harus dapat menahan diri guna mencegah peningkatan ketegangan.
“Saya selalu menyatakan bahwa perang hanya akan memperburuk situasi. Untuk itu kita harus menghentikan peran. Dan, seperti yang dikatakan oleh Presiden Biden jika misil itu bukan dari Rusia,” tuturnya.
Seperti yang diketahui, penutupan KTT G20 kali ini diwarnai oleh ketegangan yang meningkat menyusul semakin memburuknya perang antara Ukraina dan Rusia. Malahan, sejumlah pihak beranggapan jika G20 tidak akan menghasilkan deklarasi sebagai sebuah kesamaan pandangan.
Akan tetapi, di Indonesia berhasil menjembatani perbedaan pandangan sehingga deklarasi bisa ditetapkan sebagai sebuah pandangan bersama.****





