Fajarasia.id – Hubungan bilateral Indonesia dan Jamaika memasuki usia 43 tahun pada Desember 2024. Kerja sama Indonesia-Jamaika di berbagai sektor di antaranya promosi budaya Indonesia seperti batik dan produk furnitur.
Matahari Furniture di Montego Bay, merupakan toko yang memasarkan produk furnitur asal Indonesia. Toko mengimpor produk-produk premium dari Jawa Tengah seperti meja, kursi, tempat tidur, dan aksesoris untuk kalangan atas di Jamaika.
“Saat ini Matahari Furniture mempunyai dua toko di Jamaika. Toko ini mengimpor produk dari Indonesia lebih dari 10 kontainer dalam 1 tahun,” kata Duta Besar Indonesia untuk Kuba, Nana Yuliana dalam kunjungannya ke Jamaika, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Redaksi pada Rabu (18/12/2024).
Dubes Nana mengatakan, dalam kurun waktu lima tahun terakhir, promosi budaya Indonesia seperti batik dan produk furnitur telah berjalan dengan baik. Nana menyebut wilayah Karibia, yang berjarak sangat jauh, memiliki potensi yang besar bagi diplomasi Indonesia .
Diplomasi Indonesia meliputi sektor budaya, pendidikan, ekonomi, dan pelindungan WNI. Adapun untuk sektor pendidikan, pihak KBRI menawarkan beasiswa dan penelitian dari BRIN untuk mahasiswa Universitas West Indies (UWI), Kingston.
“Ada tiga mahasiswa di universitas tersebut sedang mengkaji berbagai topik terkait Indonesia. Kita juga menindaklanjuti rencana draf kerja sama STIA-LAN dengan UWI yang meliputi pertukaran mahasiswa dan dosen, program double-degree dan penelitian bersama,” ujarnya.****





