Filipina Tuding China Provokatif di Laut China Selatan

Filipina Tuding China Provokatif di Laut China Selatan

Fajarasia.id – Pemerintah Filipina menuduh kapal Angkatan Laut China melakukan tindakan provokatif dengan mengarahkan radar kendali tembak ke kapal patroli Filipina di Laut China Selatan. Insiden ini terjadi pada 7 Maret di dekat Sabina Shoal, sekitar 150 kilometer dari Pulau Palawan.

Radar kendali tembak merupakan sistem yang digunakan untuk memberikan koordinat target secara presisi bagi persenjataan kapal. Penggunaan radar tersebut dinilai sebagai sinyal serius dalam kesiapan penembakan, sehingga dianggap berbahaya dan berpotensi menimbulkan salah tafsir di laut.

Kapal BRP Miguel Malvar dilaporkan sedang berpatroli ketika kapal Angkatan Laut China bernomor lambung 622 mendekat dan mengarahkan radar ke arahnya. Militer Filipina menilai langkah itu menciptakan risiko yang tidak perlu dalam situasi yang sudah tegang.

Hingga kini, Kedutaan Besar China di Manila belum memberikan tanggapan resmi. Insiden ini menambah panjang daftar ketegangan antara kedua negara, yang sebelumnya juga berselisih terkait Scarborough Shoal dan Kepulauan Spratly.

Ketegangan di Laut China Selatan terus menjadi perhatian internasional, mengingat kawasan ini merupakan jalur strategis perdagangan global sekaligus wilayah kaya sumber daya alam.****

Pos terkait