ESG Bursa Efek Indonesia Peringkat ke-2 Asia Pasifik

ESG Bursa Efek Indonesia Peringkat ke-2 Asia Pasifik

Fajarasia.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) meraih peringkat kedua dalam penilaian Environmental, Social, and Government (ESG) Rating bursa se-Asia Pasifik. Penilaian dilakukan organisasi penilai risiko Morningstar Sustainalytics yang disampaikan dalam Sustainalytics ESG Risk Report.

“BEI memahami pentingnya menciptakan lingkungan yang mendorong praktik bisnis yang beretika dan berkelanjutan. Pencapaian ini semakin memberikan motivasi untuk terus menjalankan upaya berkelanjutan, meningkatkan tata kelola ESG di pasar modal Indonesia,” kata Dirut BEI Iman Rachman dalam pernyataannya, Kamis (5/10/23).

Dalam Sustainalytics ESG Risk Report 2022, BEI mendapatkan skor 16,9 dan merupakan kategori low risk (risiko rendah). Skor ini menunjukkan BEI menerapkan praktik keuangan secara berkelanjutan dan bertanggung jawab

“Skor dan peringkat prestisius ini menegaskan komitmen BEI dalam mengedepankan kelestarian lingkungan, tanggung jawab sosial, dan tata kelola yang efektif di pasar modal Indonesia. Hal ini merupakan bukti dari upaya BEI untuk menciptakan lingkungan yang bertanggung jawab dan kredibel bagi pelaku pasar,” ujar Iman.

Penilaian diberikan melalui evaluasi menyeluruh terhadap praktik dan kebijakan BEI di berbagai aspek ESG. Aspek tersebut mempertimbangkan transparansi dan praktik berkelanjutan, baik yang diterapkan perusahaan tercatat maupun di internal BEI.

BEI secara berkala melakukan peninjauan dan memperbarui tata kelolanya. Upaya ini dilakukan agar selaras dengan praktik terbaik yang berlaku di level internasional.

BEI menerapkan standar yang ketat, yaitu memastikan transparansi, kredibilitas, serta perlindungan bagi investor. Upaya yang dilakukan BEI antara lain inisiatif penerbitan Laporan Berkelanjutan secara berkala sejak tahun 2018.

BEI juga menerapkan praktik berkelanjutan di lingkungan perusahaan. Ini termasuk pengukuran emisi gas rumah kaca, edukasi terkait praktik berkelanjutan pada perusahaan tercatat.

BEI menerbitkan indeks-indeks berbasis ESG. Selain itu, BEI juga meluncurkan Bursa Karbon Indonesia.

“Di level global, BEI juga aktif dalam inisiatif ESG Internasional, dengan menjadi anggota Sustainable Stock Exchanges (SSE) sejak tahun 2019. Selain itu, BEI menjadi pendukung Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD) sejak tahun 2021, serta mendukung advokasi kesetaraan gender serta pemberdayaan perempuan,” kata Iman Rachman menutup pernyataannya.****

Pos terkait