Fajarasia.id – IOC Member Erick Thohir mengapresiasi pencapaian Tim Indonesia di bawah komando Chef de Mission (CdM) Lexyndo Hakim. Ini karena Indonesia berhasil mencapai target yang diberikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo.
Sampai Minggu (14/5/2023) siang ini, Tim Indonesia menempati peringkat 4 dengan 60 medali emas, 51 perak, dan 72 perunggu. Tim Indonesia juga menjadi juara umum di cabang olahraga (cabor) pencak silat, wushu, dan balap sepeda.
Tim Pencak Silat berhasil mendapatkan sembilan emas, enam perak, dan satu perunggu. Sedangkan Tim Wushu menyabet enam emas, enam perak, dua perunggu.
Tim Balap Sepeda ‘menyegel’ predikat juara umum. Cabor ini menyumbang lima emas, dua perak, dan satu perunggu.
“Saya rasa kan targetnya ranking 4 atau 3. Ya, sementara kan masih banyak medali yang dipertandingkan,” kata Erick Thohir yang juga anggota Central Board Federasi Bola Basket Internasional.
“Mudah-mudahan sesuai dengan track record Tim Indonesia di bawah KOI (NOC Indonesia) dan CdM sudah bekerja keras dan memang ini sesuatu yang kita harus jaga momentumnya. Tunggu saja, masih ada beberapa hari ke depan,” ujar Erick yang juga member International Olympic Committee (IOC) itu menambahkan.
Erick juga berterima kasih atas kerja keras CdM Lexyndo bersama timnya. CdM dinilai berhasil memberikan pelayanan terbaik bagi para atlet yang sedang berjuang membela bangsa di SEA Games 2023.
Sejumlah terobosan dilakukan CdM Lexyndo salah satunya mendirikan ‘Rumah Indonesia’. Ini merupakan posko bagi para atlet hingga awak media yang tengah meliput SEA Games edisi ke-32 ini.
“Jadi saya ucapkan terima kasih pada tuan rumah. Dan, saya mengucapkan terima kasih pada Ketua KOI dan CdM yang sudah memberikan fasilitas terbaik untuk melayani Tim Indonesia,” kata Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu.****





