Fajarasia.id – Dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/10/2025), diharapkan tidak berulang kembali. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti.
Menurutnya, kejadian siswa SDN Kota Baru III mengalami muntah dan sakit perut usai menyantap menu MBG akan menjadi bahan evaluasi. Terutama setelah keluarnya hasil uji laboratorium terhadap sampel menu MBG yang mengakibatkan siswa muntah dan sakit perut.
“Semuanya akan kita jadikan bahan evaluasi agar tidak lagi berulang. Kita tunggu dulu hasil laboratorium seperti apa,” kata dia, Sabtu (4/10/2025).
Usai peristiwa dugaan keracunan MBG, pihaknya meminta pihak sekolah berperan aktif dalam pengawasan. Salah satunya dengan cara mengecek menu MBG sebelum dibagikan kepada siswa.
“Mungkin guru bisa terlibat, guru bisa membuka, mencium dan mencicip sebelum diberikan siswa. Kan ini sesuatu yang baru bagi bangsa kita, semua masih berstrategi pola yang paling tepat dalam memberikan makanan,” katanya.
Guru Penanggung Jawab MBG SDN Kota Baru III, Syamsudin, menjelaskan, sudah sempat mencicipi menu MBG. Ia juga sudah mengingatkan agar siswa tidak memakan menu yang ada jika dirasa asam.
“Sudah kita instruksikan kalau makanannya asam jangan dimakan. Tapi, ada yang mencobanya dan tidak lama mereka merasakan muntah dan sakit perut,” kata dia
Sekadar informasi, dugaan keracunan menu makan MBG menimpa 6 orang siswa SDN Kota Baru III pada, Kamis (2/9/2025). Mereka mengalami sakit perut dan muntah usai menyantap menu MBG dan langsung dilarikan ke RS Ananda Kota Bekasi.
Beruntungnya tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut. Kini semua siswa yang sempat dilarikan di rumah sakit sudah pulang ke rumah masing-masing.*****





