Dubes Sergei Pastikan Presiden Putin Ingin Kunjungi Indonesia

Dubes Sergei Pastikan Presiden Putin Ingin Kunjungi Indonesia

Fajarasia.id – Dubes Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov mengungkapkan, Presiden Vladimir Putin ingin melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia. Ia menyebut, hal itu bahkan diungkapkan langsung oleh Presiden Putin saat bertemu Presiden Prabowo di Moskow, Rabu (10/12/2025).

“Anda semua telah mendengar dan membaca tentang kunjungan Putin ke Indonesia, Presiden mengatakan bahwa, ya, beliau setuju. Beliau sangat berterima kasih atas undangan (Presiden Prabowo) ini,” ujar Dubes Sergei dalam pengarahan pers, Jumat (19/12/2025) di Jakarta.

Meski demikian, Sergei menyebut pihaknya belum dapat memastikan kapan tanggal pasti kunjungan kenegaraan Presiden Putin itu akan terlaksana. Sebab, menurutnya kunjungan kenegaraan kepala negara memerlukan persiapan matang dan panjang.

“Tetapi, kapan dan bagaimana pelaksanaannya tahun depan atau mungkin di tempat lain, itu tergantung pada jadwal presiden saya. Tentu saja, kunjungan semacam itu harus diatur, Kemlu dan kolega kami di Indonesia harus melakukan banyak hal,” katanya memaparkan.

“Karena, ini adalah acara besar dan kita perlu menyiapkan banyak dokumen, kontrak, dan perjanjian untuk ditandatangani atau disaksikan oleh kedua presiden.”

Sergei menambahkan, kunjungan kenegaraan Presiden Rusia ke Indonesia sebelumnya diperkirakan telah berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama. “Saya berharap kunjungan itu dapat diatur, tetapi saya yakin tidak ada yang dapat memprediksi kapan, mari kita sedikit bersabar,” ucapnya.

Di sisi lain Sergei mengapresiasi kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo beserta sejumlah menteri ke Moskow pada pertengahan Desember 2025. Terlebih, kunjungan ini turut menghasilkan sejumlah kesepakatan dan Nota Kesepahaman (MoU).

“Bapak Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, telah menandatangani perjanjian antar pemerintah tentang pengakuan timbal balik pendidikan. Kemudian, kualifikasi, dan gelar akademik dengan rekannya dari Rusia, Bapak Falkov,” ucap Sergei.

Penandatanganan dokumen kesepakatan itu menjadi penting dan sangat bermanfaat bagi para alumni dan mahasiswa Indonesia yang telah belajar di universitas-universitas Rusia. “Artinya, sertifikat mereka akan otomatis diakui di Indonesia, karena sebelumnya terkadang ada masalah, tetapi sekarang masalah ini sudah teratasi,” katanya menjelaskan.

Sementara, Menteri Perindustrian RI dan Rusia dalam kesempatan itu juga menandatangani MoU di bidang pembuatan kapal. Serta, kerja sama di bidang penelitian ilmiah mengenai penggunaan kapal penjelajah yang aman di Indonesia.

“Jadi, kami sangat senang bahwa kedua dokumen ini telah ditandatangani. Kita dapat bergerak maju dan mengimplementasikan semua kesepakatan yang telah disepakati oleh kedua presiden kita,” ujar Dubes Sergei.

Pos terkait