Fajarasia.id – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, menegaskan pentingnya kesiapan infrastruktur dan transportasi dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah.
Menurutnya, Jawa Barat menjadi salah satu daerah tujuan utama pemudik sehingga kesiapan jaringan jalan tol, rest area, serta manajemen lalu lintas harus dipastikan sejak dini. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang atau sekitar 50,10 persen dari total penduduk Indonesia.
Meski jumlah tersebut sedikit menurun dibandingkan proyeksi tahun sebelumnya, kepadatan lalu lintas tetap diprediksi tinggi, khususnya di ruas Tol Jakarta–Cikampek dan Rest Area KM 57 yang menjadi jalur utama menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.
Andi juga menyoroti kebijakan pembatasan operasional kendaraan logistik menjelang Lebaran sebagai langkah penting untuk mengurangi kemacetan. “Kebijakan ini diharapkan membuat perjalanan masyarakat lebih lancar, aman, dan nyaman,” jelasnya, Minggu (15/3/2026).
Ia menekankan perlunya sinergi antara pemerintah, operator jalan tol, kepolisian, dan seluruh pemangku kepentingan agar arus mudik dan arus balik tahun ini berjalan kondusif.****





