Fajarasia.co – Para delegasi dan jurnalis asing yang mengikuti G20 Bali pada 15-16 November dapat memanfaatkan fasilitas bebas visa. Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno Hatta Muhamad Tito Adrianto.
Menurut Tito, ini merupakan bentuk dukungan terhadap agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Karena itu, delegasi G20 dan jurnalis peliput KTT G20 tidak perlu mempersiapkan visa.
“Kantor Imigrasi Soekarno Hatta menyiapkan konter khusus bebas visa untuk delegasi G20 dan jurnalis. Untuk mendukung kebijakan tersebut, izin masuk BVK (Bebas Visa Kunjungan, Red) akan diberikan langsung di Tempat Pemeriksaan Imigrasi,” kata Tito, Minggu (23/10/2022).
“Ketentuan itu berlaku sesuai Surat Direktorat Jenderal Imigrasi Nomor IMI-GR.01.01-0738 tentang Dukungan Pemeriksaan Keimigrasian terhadap Orang Asing Delegasi dan Jurnalis Asing Presidensi G20,” katanya.
Meski bebas visa, kata Tito, pemeriksaan keimigrasian tetap dilakukan sesuai aturan. Salah satunya adalah para delegasi dan jurnalis menyediakan paspor yang masih aktif.
Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno Hatta Verico Sandi menyatakan sudah melakukan beberapa persiapan. Di antaranya adalah mempersiapkan petugas dan unit perangkat bergerak Aplikasi Perlintasan Keimigrasian (APK). Aplikasi ini khusus untuk melakukan pemeriksaan keimigrasian terhadap delegasi G20 dan jurnalis, dan lounge VVIP untuk delegasi setingkat menteri.
“Kemudian, lounge khusus dengan perangkat Border Control Management (BCM, Red) terintegrasi dengan Bea Cukai dan KKP di Gate 1 Kedatangan Internasional untuk delegasi di bawah menteri, serta konter khusus G20 di area Imigrasi untuk delegasi dan jurnalis,” katanya.****





