Fajarasia.id – Pemerintah memperkirakan kebutuhan dana mencapai Rp1.529,94 triliun untuk menjalankan 8 kebijakan prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto pada 2027. Angka ini tercantum dalam rancangan awal RKP 2027 yang disusun oleh Bappenas.
Porsi terbesar dialokasikan untuk Prioritas Nasional 4, yakni pembangunan SDM, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas, dengan kebutuhan Rp644,72 triliun.
Disusul Prioritas Nasional 2 senilai Rp337,18 triliun untuk memperkuat sistem pertahanan dan mendorong swasembada pangan, energi, ekonomi digital, hingga ekonomi hijau. Sementara Prioritas Nasional 6 membutuhkan Rp310,40 triliun untuk program pembangunan desa dan pemerataan ekonomi.
Adapun prioritas lainnya meliputi reformasi politik dan hukum (Rp47,01 triliun), harmonisasi kehidupan dengan lingkungan dan budaya (Rp41,19 triliun), hilirisasi industri berbasis SDA (Rp40,13 triliun), serta penguatan ideologi Pancasila dan HAM (Rp1,42 triliun).
Pendanaan akan mengandalkan APBN, kerja sama pemerintah dengan badan usaha, serta mekanisme blended finance untuk menarik investasi swasta. Pemerintah menekankan strategi “spending to invest” agar pembiayaan jangka panjang memberi manfaat nyata bagi pembangunan nasional.***





