Fajarasia.id -Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI melaksanakan kunjungan kerja ke Stasiun Kereta Api Solo Balapan, Kota Surakarta, Provinsi Jateng, Jumat (22/8/2025). Kunjungan ini dalam rangka pengawasan terhadap pelaksanaan hak protokoler bagi anggota DPR RI yang menggunakan moda transportasi kereta api. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari evaluasi pelayanan publik yang diselenggarakan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero).
Kunjungan yang dipimpin ketua BURT DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah, menekankan pentingnya pengawasan terhadap kualitas pelayanan yang diberikan oleh PT KAI, baik kepada masyarakat umum maupun kepada para anggota DPR RI.
“Hari ini kami bersama pimpinan dan anggota BURT hadir di Stasiun Solo Balapan, melihat langsung kondisi di lapangan, termasuk mengecek apakah ada kendala dalam implementasi hak-hak protokoler anggota DPR,” ujar Rizki
Rizki menambahkan, Stasiun Solo Balapan memiliki peran strategis sebagai simpul transit penting di Jawa Tengah dan sekitarnya. Beberapa anggota DPR RI juga berasal dari daerah pemilihan (dapil) yang wilayahnya dilayani oleh stasiun ini, termasuk Ketua DPR RI, Puan Maharani.
“Stasiun Solo Balapan ini sangat legendaris, dan kami harapkan pelayanannya terus ditingkatkan, baik untuk masyarakat umum maupun kepada anggota DPR. Kami ingin mendengar langsung apakah ada ruang kerja sama lebih lanjut dengan PT KAI ke depan.” Katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Rizki juga memberikan apresiasi terhadap peningkatan pelayanan PT KAI dalam beberapa tahun terakhir. Ia menyebutkan bahwa kualitas layanan, mulai dari kebersihan, kenyamanan, hingga ketepatan waktu sudah jauh lebih baik dan patut diapresiasi.
“Pelayanan PT KAI sudah sangat baik, armada keretanya beragam, dari kelas ekonomi sampai kompartemen yang mewah, tapi yang penting adalah kenyamanannya harus merata. Ketepatan waktu adalah nilai lebih dari moda transportasi kereta api dibanding transportasi lainnya.” Jelas Rizki.
Selain itu, Politisi dari Fraksi Partai Demokrat ininjuga menyoroti pentingnya proyeksi dan rencana jangka panjang PT KAI dalam menghadapi perkembangan transportasi masa depan, termasuk integrasi dengan kereta cepat dan perluasan jaringan hingga ke wilayah-wilayah lain seperti Surabaya.
“Kami ingin tahu bagaimana segmentasi pengguna ke depan, apakah akan ada sinergi antara layanan KAI reguler dan kereta cepat, serta bagaimana pelayanan ini bisa terus menjawab ekspektasi masyarakat,” katanya.
Di akhir pernyataan, Anggota dari dapil Banten I ini berharap harapan agar PT KAI terus menjaga konsistensi pelayanan dan menjadi moda transportasi andalan masyarakat Indonesia, baik untuk keperluan sehari-hari maupun pariwisata.
“Ekspektasi masyarakat semakin tinggi. Sekarang stasiunnya bersih dan nyaman, keretanya juga prima, tinggal bagaimana kita semua menjaga dan meningkatkannya agar tetap menjadi kebanggaan dan pilihan utama masyarakat,” pungkasnya.****





