Bubur Cinta Lansia, Inovasi Petugas Haji Jelang Armina

Bubur Cinta Lansia, Inovasi Petugas Haji Jelang Armina

Fajarasia.id – Banyaknya jemaah haji lanjut usia (lansia) yang mencapai 67.000 dari total kuota 229.000 jemaah pada 2023, membuat petugas haji berinovasi menyajikan menu yang aman dikonsumsi jemaah haji lansia, seperti bubur ayam.

Kreasi makanan yang diberi nama “Bubur Cinta Lansia’ ini dilakukan petugas Haji Sektor 1 Daerah Kerja (Daker) Makkah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menjelang puncak Haji Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina).

“Kami berpikir perlu ada asupan buat jemaah lansia, terutama yang kelelahan dan sakit,” kata Koordinator Layanan Lansia Sektor 2 Daker Makkah PPIH Aran Saudi, Fajri Al Arobi ditemui di Hotel Arkan Bakat 102 di Makkah, Senin (26/6/2023).

Dia mengungkapkan bubur cinta lansia ini diharapkan bisa menjadi pendorong semangat jemaah yang sakit, khususnya lansia, sehingga lebih cepat sembuh menjelang Armina.

“Kami sediakan sekitar 160 porsi per hari, layanan ini kami siapkan dalam 3-4 hari terakhir, apalagi ini jelang puncak haji, perlu asupan makanan bagi jemaah lansia,” ujarnya.

Fajri mengatakan inisiatif memasak bubur merupakan salah satu upaya menyukseskan Program Haji Ramah Lansia yang menjadi tema besar tahun ini.

“Di sektor satu ada 22.841 jemaah dan sekitar 6.300-an lansia. Ada lansia yang memang masih bisa makan katering dan ada yang membutuhkan bubur,” kata Fajri.

Dalam sehari, petugas sektor memasak bubur satu kali pada waktu sore hari. Begitu sudah siap langsung dikemas dalam mangkok plastik untuk didistribusikan langsung ke kamar jemaah.

Fajri mengatakan pihaknya juga melakukan koordinasi dengan tim kesehatan, sehingga bubur tidak hanya didistribusikan ke peserta haji secara door to door ke kamar jemaah, tetapi juga didistribusikan untuk mereka yang sakit.

Fajri juga mengungkapkan alasan penamaan bubur cinta lansia. “Karena kami membuatnya dengan penuh cinta, bubur ini pun kami beri nama bubur cinta lansia” kata Fajri.

Abdul Latif, jemaah asal Kabupaten Bogor berusia 98 tahun mengatakan, buburnya enak dan selalu dimakan begitu mendapatkan kiriman dari petugas.

“Enak,” kata Abdul Latif saat menyantap bubur yang baru dibagikan petugas dan diamini istrinya Saomah yang juga lansia berusia 89 tahun.

Sebagai gambaran, jemaah haji mulai bergerak ke Arafah dengan bus dari hotel di Makkah untuk melakukan wukuf pada Senin, 8 Dzulhijjah atau 26 Juni 2023. Mereka tidak mendapatkan sarapan pagi, tetapi tetap mendapat makan siang dan makan malam. Pada 9 Dzulhijjah (27 Juni 2023) bertepatan dengan wukuf, jemaah mendapatkan tiga kali makan.***

Pos terkait