Fajarasia.id – Badai salju melanda Belanda dan sejumlah negara Eropa sejak awal pekan ini. Meski begitu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan warga negara Indonesia (WNI) di Belanda tidak terdampak signifikan.
Plt Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyampaikan hingga Rabu (7/1/2026) tidak ada laporan WNI yang mengalami dampak serius. Hambatan yang muncul lebih banyak terkait transportasi publik.
“Hingga saat ini, tidak terdapat laporan WNI yang terdampak signifikan, selain hambatan pada transportasi publik,” kata Heni dalam pesan singkat kepada RRI.
Heni menegaskan KBRI Den Haag terus melakukan langkah antisipatif, termasuk pemantauan intensif dan koordinasi dengan otoritas setempat. KBRI juga sudah mengimbau WNI dan diaspora Indonesia agar waspada melalui kanal resmi.
“Para WNI dihimbau untuk memantau informasi cuaca dari pemerintah setempat, membatasi perjalanan yang tidak mendesak, serta menghubungi 112 dalam keadaan darurat,” ujarnya. KBRI juga menyediakan hotline konsuler dan keimigrasian darurat bagi WNI.
Belanda mengeluarkan peringatan cuaca Kode Oranye pada Rabu pagi. Salju lebat membuat jalanan licin dan memicu pembatalan ratusan penerbangan. NL Times melaporkan 327 dari 545 keberangkatan dibatalkan, sementara 313 dari 539 penerbangan masuk juga dihentikan.
Badai salju ini tak hanya melanda Belanda. BBC mencatat enam orang tewas di Eropa akibat kondisi ekstrem, lima di antaranya di Prancis dan satu di Sarajevo, Bosnia, setelah salju setebal 40 cm menutupi kota.





