Fajarasia.co – Badan Pangan Nasional (NFA) menjalankan program penggunaan teknologi penyimpangan pangan di daerah-daerah. Teknologi ini digunakan untuk menjaga hasil bumi di suatu daerah agar tetap segar, khususnya cabai dan bawang.
“Salah satunya penggunaan cold room yang diatur sedemikian rupa. Sehingga bisa memperpanjang umur simpan dari produk-produk ini,” ungkap Kepala NFA, Arief , Rabu (21/9/2022).
Menurutnya, penggunaan teknologi ini menjadi penting karena Indonesia merupakan negara kepulauan. Sehingga pengiriman pangan dalam bentuk fresh menjadi tantangan tersendiri.
“Sehingga waktu saya di Papua pun 4 tahun kita tetap bisa menyediakan red meat, white meat, semua dalam kondisi yang baik. Karena frozen ini salah satu alternatif,” jelasnya.
Adapun jenis teknologi penyimpanan yang digunakan beragam mulai dari river container hingga yang berbentuk cold room. Menurutnya sudah ada sejumlah daerah yang telah mencoba, seperti sentra produksi bawang di Brebes dan sentra produksi Cabai di Temanggung, Jawa Tengah.
“Beberapa dengan pemerintah daerah. Jadi banyak daerah yang juga sudah menggunakan di sentra produksi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Arief meminta agar jajarannya menggunakan teknologi penyimpanan berbasis solar panel. Sehingga dapat memangkas kebutuhan daya listrik jika menggunakan teknologi penyimpanan dengan basis daya listrik.****





