Fajarasia.id – Sejumlah nasabah Bank DKI mengeluhkan tidak dapat melakukan transaksi sejak 29 Maret 2025.
Hal ini disampaikan salah sekrang nasabah Bank DKI Bernama Erwin Syahputra di Kantor Cabang pembantu Kalimalang.
Erwin komplain karena tidak bisa transper uang ke keluarganya di Medan Sumatra Utara karena keluarganya disana tidak ada yang pakai Rekening Bank DKI.
Menurutnya, sejak tgl 29 Maret Jelang Lebaran, Bank DKI sudah tidak bisa transper ke Rekening selain Bank DKI.
“Saya sangat kecewa kepada Bank DKI, Karena jelang lebaran, aplikasi JakOne Mobile tidak bisa transper ke rekening selain Bank DKI, sehingga saya tidak bisa kasi uang kekeluarga saya, “Ucapnya dengan nada kecewa.
Bukan hanya itu, Erwin juga mengeluh karena tidak bisa melakukan transaksi melakukan membayar melalui QRIS melalui aplikasi JakOne Mobile milik Bank DKI.
“Jadi tidak hanya transper, aplikasi JakOne ini juga tidak lagi bisa digunakan dalam 4 hari terakhir untuk pembayaran melalui QRIS, Ada apa ini sebenarnya, jika ada eror, kok lama banget perbaikan, apalagi ini dimasa lebaran,” keluhnya.
Yang anehnya lagi, saat mau melakukan penarikan langsung ke Kantor Cabang di seluruh DKI, sampai mutar – mutar akhirnya ketemu di KCP Kakimalang.
Sesampainya di sana Tellernya sempat mengatakan tidak bisa ambil uang dengan jumlah diatas 10 juta.
Akhirnya erwin sempat emosi dan minta KCP nya menjelaskan, penyebabnya.
Saat itu seorang yang Bernama Rita mengaku KCP akan menghubungi pusat agar bisa menarik uang dengan syarat punya ATM.
Atas dasar itu, Erwin meminta kepada Gunernur DKI agar memecat Pimpinan Bank DKI karena yang teledor membiarkan nasabah rugi dan kecewa sampai berhari hari, apalagi di saat lebaran.
“Saya mjnta kepada Pak Gubernur DKI Pramono anung dan Wagub Rano Karno agar mengganti Dirut Bank DKI yang mengabaikan Sistem Bank DKI Error sampai berhari hari, apalagi di saat musim lebaran lagi, ” Tutupnya.****





