Banjir Karawang Kian Parah, Pemerintah Minta Warga Mengungsi

Banjir Karawang Kian Parah, Pemerintah Minta Warga Mengungsi

Fajarasia.id   – Bencana banjir di Kabupaten Karawang semakin meluas dan kini merendam 20 dari 30 kecamatan. Meluapnya Sungai Citarum dan Cibeet membuat Pemerintah Kabupaten Karawang menetapkan status Awas sejak Sabtu (24/1) dini hari, serta meminta warga yang tinggal di bantaran sungai segera mengungsi ke lokasi aman.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, menegaskan bahwa tim gabungan Forkopimda telah bergerak cepat mengevakuasi masyarakat dari wilayah rawan. “Semua warga di sekitar aliran sungai harus segera mengungsi demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Data terbaru banjir Karawang:

  • Wilayah terdampak: 20 kecamatan, 58 desa/kelurahan
  • Rumah terendam: 9.650 unit
  • Jumlah korban terdampak: 10.927 KK (31.601 jiwa dewasa, 969 balita, 111 bayi, 599 lansia)
  • Pengungsi: 1.198 jiwa di sejumlah titik evakuasi
  • Ketinggian air terparah: Desa Karangligar, hampir 2 meter

Wilayah yang kini terendam mencakup Karawang Timur, Karawang Barat, Rengasdengklok, Klari, Telukjambe Barat, Telukjambe Timur, Cilamaya Wetan, Cilamaya Kulon, Banyusari, Kotabaru, Tirtamulya, Jatisari, Telagasari, Tirtajaya, Rawamerta, Majalaya, Lemahabang, Purwasari, Tempuran, dan Kutawaluya.

Bupati Aep juga menyampaikan apresiasi kepada BPBD, Kodim 0604, Polres Karawang, Yonif 305 Tengkorak, tim kesehatan, serta seluruh relawan yang bekerja tanpa kenal lelah membantu evakuasi dan penanganan darurat.

Dengan kondisi banjir yang terus meluas, pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengikuti arahan tim evakuasi, dan mengutamakan keselamatan di tengah bencana.

Pos terkait