Fajarasia.id – Anggota DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) memberikan apresiasi tinggi kepada Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Italia, Junimart Girsang, atas langkah cepat dan efektif dalam membenahi Kedutaan Besar RI di Roma.
Kursi Dubes RI untuk Italia sempat kosong hampir dua tahun sejak wafatnya Dubes Muhammad Prakosa pada Januari 2023. Kekosongan itu meninggalkan sejumlah pekerjaan rumah, mulai dari pelayanan administrasi, kesejahteraan pegawai, hingga diplomasi ekonomi. Bamsoet menilai kehadiran Junimart membawa energi baru yang mampu mengatasi stagnasi tersebut.
“Setelah dua tahun kursi Dubes Italia kosong, tentu ada stagnasi pelayanan dan koordinasi. Kehadiran Dubes Junimart membawa energi baru. Banyak persoalan lama yang disentuh dan diselesaikan secara bertahap dan terukur,” ujar Bamsoet.
Dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Maret 2025, Junimart langsung bergerak cepat melakukan pembenahan. Salah satu terobosan penting adalah peningkatan kualitas layanan administrasi di KBRI Roma, termasuk layanan keimigrasian, perlindungan WNI, dan dokumen bagi diaspora serta pelaku usaha Indonesia di Italia.
Selain itu, Junimart juga memperbaiki kesejahteraan staf KBRI yang sempat stagnan lebih dari satu dekade. Bamsoet menilai kebijakan ini krusial karena diplomasi yang kuat lahir dari sumber daya manusia yang profesional dan sejahtera.
Di bidang diplomasi ekonomi, Junimart aktif menjalin hubungan dengan pengusaha Italia. Italia sendiri merupakan mitra dagang utama Indonesia di Uni Eropa dengan nilai perdagangan bilateral mencapai US$ 3,9 miliar pada 2024. Produk unggulan Indonesia seperti kopi, kakao, furnitur, tekstil, hingga perikanan semakin gencar dipromosikan melalui fasilitasi pertemuan bisnis dan peluang investasi di sektor manufaktur, energi terbarukan, serta industri kreatif.
Junimart juga memikul mandat rangkap sebagai Dubes RI untuk Malta, San Marino, dan Siprus, serta perwakilan tetap Indonesia di sejumlah organisasi internasional strategis seperti FAO, IFAD, WFP, dan UNIDROIT. Peran ini dinilai penting di tengah isu global mengenai ketahanan pangan, perubahan iklim, dan reformasi hukum perdagangan internasional.
“Harapan kita Dubes Junimart dapat menjaga konsistensi kinerja, memperluas jejaring strategis, serta memastikan diplomasi Indonesia di Italia dan forum multilateral semakin berdampak nyata bagi kepentingan nasional,” pungkas Bamsoet.





