Fajarasia.id – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar AS hari ini. Rupiah terpantau berada di posisi Rp15.840 menguat dibandingkan posisi saat penutupan akhir pekan Rp.15.874 per dolar AS.
Penguatan rupiah karena indeks dolar yang sedikit menurut di awal pekan ini. “Rupiah diperkirakan akan menguat terhadap dolar AS yg terpantau terkoreksi pagi ini,” kata Analis Pasar Uang, Lukman Leong, Senin (18/11/2024).
Menurut Lukman, dolar AS menurun karena terimbas aksi ambil untung (profit taking) pelaku pasar. Hal ini terjadi karena dolar AS sudah ‘overbought’ akibat sentimen Trump.
‘Overbought’ menggambarkan permintaan besar sebelumnya sudah mencapai titik jenuh. Kenaikan atau penguatan dolar AS sudah berlebihan sejak Trump terpilih sebagai presiden AS.
Lukman memperkirakan, rupiah hari ini akan bergerak ke arah penguatan Rp15.800. Sedangkan potensi pelemahan ke arah Rp15.900 per dolar AS.
Pelaku pasar juga menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada Rabu lusa. RDG akan memberikan gambaran kondisi pasar keuangan domestik dan suku bunga kebijakan BI.****





