Australia Pertimbangkan Dukungan Teluk Hadapi Iran

Australia Pertimbangkan Dukungan Teluk Hadapi Iran

Fajarasia.id  – Pemerintah Australia menyatakan akan menimbang permintaan bantuan dari negara-negara Teluk terkait serangan pesawat tak berawak dan rudal Iran. Hal ini disampaikan Menteri Luar Negeri Penny Wong dalam wawancara dengan stasiun televisi ABC.

Wong menegaskan, Australia tidak akan terlibat dalam aksi ofensif maupun pengerahan pasukan darat ke Iran. Namun, pihaknya membuka ruang untuk mendukung perlindungan terhadap negara-negara Teluk yang menjadi sasaran serangan.

Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Iran kemudian membalas dengan serangan ke Israel serta fasilitas di Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Qatar, yang sempat melumpuhkan aktivitas penerbangan di Dubai dan Doha.

Australia sendiri memiliki sekitar 100 personel militer di Timur Tengah, sebagian besar ditempatkan di pangkalan Al Minhad, UEA. Hubungan pertahanan erat dengan AS melalui pakta AUKUS juga membuat posisi Australia menjadi sorotan.

Perdana Menteri Anthony Albanese mengungkapkan, tiga personel Australia berada di kapal selam nuklir AS saat kapal tersebut menenggelamkan kapal Iran pekan lalu, sebagai bagian dari program pelatihan bersama.

Meski demikian, pemerintah Australia menegaskan tidak memiliki rencana untuk ikut serta dalam operasi militer langsung terhadap Iran, melainkan fokus pada dukungan defensif bagi sekutu di kawasan Teluk.***

Pos terkait