Fajarasia.id– Pemerintah Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump meluncurkan sayembara besar melalui program Rewards for Justice. Hadiah hingga US$10 juta atau sekitar Rp169,6 miliar dijanjikan bagi siapa saja yang mampu memberikan informasi terkait Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Ayatollah Mojtaba Khamenei.
Pengumuman ini disampaikan Departemen Luar Negeri AS, yang menegaskan bahwa pencarian informasi tidak hanya menyasar Mojtaba, tetapi juga tokoh penting lain seperti Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, Ali Larijani.
Mojtaba Khamenei, 56 tahun, baru saja ditunjuk menggantikan ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, yang wafat akibat serangan udara AS. Penunjukan tersebut langsung mengguncang pasar global, dengan harga minyak mentah melonjak hingga menembus US$120 per barel—level tertinggi sejak 2022.
Dalam poster resmi yang beredar, AS menekankan bahwa individu-individu ini dianggap memimpin elemen Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) yang dituding merencanakan dan melancarkan aksi terorisme di berbagai belahan dunia.
Sayembara serupa sebelumnya juga pernah digelar Washington, termasuk terhadap pemimpin Taliban di Afghanistan pada 2025 dan pimpinan al-Shabab di Somalia pada 2022.****






