Fajarasia.id — Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP), Ariawan, resmi menyandang gelar Doktor dalam bidang Administrasi Publik dari Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama). Pencapaian ini menjadikannya sebagai pemimpin KWP pertama yang meraih gelar akademik tertinggi, sekaligus menorehkan prestasi dengan predikat cumlaude.
Dalam sidang promosi terbuka yang digelar di kampus Universitas Moestopo, Ariawan memaparkan disertasinya berjudul “Implementasi Kebijakan Digitalisasi Informasi: Studi Efektivitas Sistem Aplikasi SRIKANDI di DPR RI”. Penelitiannya menyoroti transformasi digital dalam sistem kearsipan parlemen, dengan hasil evaluasi yang dinilai sangat relevan terhadap kebutuhan birokrasi modern.
“Saya ingin membuktikan bahwa latar belakang bukanlah penghalang untuk meraih pendidikan tinggi. Anak petani pun bisa menjadi doktor jika memiliki semangat dan tekad,” ujar Ariawan dalam sambutannya.
Tak hanya lulus dengan nilai terbaik, disertasinya juga lolos uji plagiarisme dengan tingkat kemiripan hanya 2 persen—jauh di bawah ambang batas 25 persen yang ditetapkan kampus.
Rektor Universitas Moestopo, Prof. Syaifullah, turut memberikan apresiasi atas capaian Ariawan. Ia menekankan bahwa motivasi adalah kunci utama dalam pendidikan, bukan semata persoalan biaya. “Banyak program pemerintah seperti KIP dan beasiswa jenjang lanjut yang bisa dimanfaatkan. Tapi tanpa motivasi, pendidikan tidak akan selesai,” ujarnya.
Ariawan berharap gelar yang diraihnya dapat menjadi inspirasi bagi para jurnalis lain untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri, meski di tengah kesibukan liputan dan tugas jurnalistik.
“Semoga ini bisa menjadi penyemangat bagi rekan-rekan wartawan untuk tidak berhenti belajar,” tutupnya.*****




