Fajarasia.id – Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel di kawasan Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, resmi beroperasi jelang Lebaran. Kehadiran BTS ini disambut positif oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, yang menilai pembangunan selesai tepat waktu sesuai target.
Andre menegaskan, keberadaan BTS sangat strategis karena jalur Padang–Solok dikenal rawan kecelakaan dan longsor. Dengan adanya jaringan telekomunikasi yang lebih stabil, masyarakat dapat berkomunikasi lebih cepat dalam kondisi darurat. “Alhamdulillah, perantau yang pulang kampung saat Lebaran tidak lagi kehilangan sinyal di kawasan ini,” ujarnya.
Pembangunan BTS Sitinjau Lauik juga disebut sebagai wujud komitmen pemerintah memperkuat infrastruktur digital di Sumatera Barat. Andre menekankan bahwa kolaborasi DPR RI dan Telkomsel menjadi langkah nyata mengatasi blank spot komunikasi di jalur vital tersebut.
Manager Network Operation Productivity Telkomsel Padang, Andy Suapril, menyampaikan BTS setinggi 72 meter ini resmi on air sebelum Idulfitri berkat kerja keras tim dan dukungan berbagai pihak. Jangkauan BTS diproyeksikan hingga Panorama II serta mendukung kebutuhan jaringan di sekitar proyek flyover Sitinjau Lauik.
Selain itu, optimalisasi jaringan dari BTS Bukit Subang, Kabupaten Solok, turut dilakukan untuk memastikan jalur Padang–Solok semakin bebas dari gangguan sinyal. Kehadiran BTS ini diharapkan memberikan kenyamanan bagi masyarakat, perantau, dan wisatawan selama musim mudik Lebaran.***




