Fajarasia.co – Guna mengantisipasi adanya penyusup di aksi May Day Fiesta 2022, Polda Metro Jaya menyiapkan sejumlah langkah pengamanan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan, pihaknya akan melakukan filterisasi massa dan berkoordinasi dengan panitia penyelenggara May Day Fiesta.
“Jadi May Day Fiesta digelar di GBK, jadi sudah dikoordinasikan dengan panita baik pimpinan buruh pak Said Iqbal maupun Andi Gani dari KSPSI. Kita sudah berkoordinasi insyaallah berjalan dengan baik,” kata Zulpan.
Zulpan memastikan, dengan filterisasi tersebut, maka yang dapat masuk ke wilayah GBK hanya kelompok buruh saja. Untuk itu, ia mengimbau kepada massa aksi agar datang secara berkelompok supaya dapat dikenali.
“Kemudian kita akan memastikan karena lokasinya ini di GBK jadi siapa yang bisa masuk ke tempat acara itu adalah dari kelompok buruh dan namanya Gerakan Buruh Indonesia (GBI). Jadi kita mengharapkan mereka datangnya berkelompok dan juga ada identitasnya lengkap. Di setiap pintu masuk di GBK ada beberapa petugas yang akan mengontrol,” tuturnya.
Kata Zulpan, pengamanan ekstra juga dilakukan Polda Metro Jaya dengan mengerahkan 5.260 aparat gabungan.
“Untuk kegiatan pengamanan sendiri dari Polda Metro Jaya akan menurunkan kekuatan 5.260 personel pengamanan termasuk juga ada bantuan dari instansi terkait termasuk dari TNI juga,” pungkasnya.****
May Day Fiesta 2022, Polisi Minta Warga Hindari Kawasan GBK dan DPR
Fajarasia.co – Sejumlah elemen buruh akan melakukan aksi dengan mengusung nama May Day Fiesta 2022 pada hari ini, Sabtu (14/5/2022).
Aksi tersebut berlangsung di dua lokasi berbeda. Pertama, massa akan menyampaikan aspirasinya di depan Gedung DPR RI. Kedua, mereka bergeser ke Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat.
Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo pun mengimbau agar masyarakat dapat menghindari kawasan GBK dan DPR pagi ini.
“Jangan lupa dari pagi sampai siang di depan DPR MPR juga ada aksi unjuk rasa, jadi memang sebaiknya dihindari juga kawasan DPR MPR,” ucap Sambodo, Sabtu (14/5/2022).
Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena juga membenarkan soal lokasi aksi massa. Dia mengungkap aksi di depan Gedung DPR RI berlangsung hanya satu jam.
“Ya jam 09.30 WIB ada sebagian massa sekitar 10 ribu ke depan DPR untuk menyuarakan aspirasinya,” kata Andi saat dihubungi MNC portal, Jumat (13/5/2022).
Selanjutnya, massa bergeser ke GBK untuk menlanjutkan aksinya. Andi memperkirakan, sebanyak 67.200 Buruh akan memadati kawasan GBK.
“Hanya satu jam saja (aksi di depan DPR), setelah itu kita akan long march dari DPR ke GBK,” ucap Andi.
“Karena kita khawatir kalau sampai 60 ribu orang yang hadir di jalan (di depan DPR), itu akan sangat menganggu masyarakat,” sambungnya.
Total massa yang hadir, kata Andi, mencapai 67.200 orang saat berkumpul di GBK. Mereka terdiri dari empat elemen buruh berbeda yakni Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Konfederasi Perjuangan Buruh Indonesia (KPBI), dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI).*****





