Akses Taput–Sibolga Hampir Pulih, Tersisa 16 KM Jalur Longsor

Akses Taput–Sibolga Hampir Pulih, Tersisa 16 KM Jalur Longsor

Fajarasia. id – Pemulihan Jalan Nasional Lintas Sumatra dari Tapanuli Utara menuju Sibolga kini tinggal menyisakan 16 kilometer. Tiga titik terparah masih tertutup material longsor sehingga jalur utama belum sepenuhnya bisa dilalui.

PJ Kepala Desa Simpang Tiga Rampah, Alfredo Banjarnahor, menyebut pengerjaan sudah mencapai 16 km dari total 18 km jalur. “Titik di Desa Simaninggir cukup parah, kemungkinan butuh 2–3 minggu untuk pemulihan,” ujarnya, Sabtu (13/12/2025).

Untuk sementara, warga bisa menggunakan jalur alternatif Poriaha menuju Sibolga. Meski lebih jauh sekitar 17 km, akses ini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun mobil sehingga hasil pertanian dan bantuan logistik dapat masuk.

Tokoh adat setempat, Badita Hutagalung, menambahkan jalur di Desa Batu Lubang masih lumpuh akibat longsor dan banjir bandang. “Perbaikan tidak bisa cepat karena kondisi parah ditambah hujan hampir setiap hari,” katanya.

Saat ini, pengerjaan pembukaan akses dilakukan dengan mengerahkan alat berat excavator dan loader di dua jalur: Simpang Tiga Rampah–Poriaha dan Simpang Rampah–Batu Lubang. Sementara itu, pemerintah juga menyiapkan dua posko kesehatan di Puskesmas Aek Raisan dan Lapangan Onan Rampa, Kecamatan Sitahuis.****

Pos terkait