Fajarasia.co – Sebanyak 13 rumah terdampak bencana pergerakan tanah yang terjadi di Kampung Cingenge RT 014, Kedusunan Gadog, Desa Bojong, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, Minggu (13/11/2022) kemarin.
Petugas Penanganan Bencana Kecamatan (P2BK) Kalibunder, Soeryadinata mengatakan bahwa kejadian bencana tersebut terjadi pada sekira pukul 12.00 WIB. Cuaca pada saat terjadi pergerakan tanah di lokasi bencana, sedang dilanda hujan deras.
“Saat itu hujan deras, tiba-tiba lantai rumah warga yang terbuat dari keramik mengalami retakan bahkan ada yang pecah akibat pergerakan tanah tersebut,” ujar Soeryadinata, Senin (14/11/2022).
Tidak hanya lantai rumah milik warga yang rusak, lanjut Soeryadinata, sejumlah akses jalan perkampungan yang terbuat dari tembokan pun mengalami retakan dan kerusakan akibat bencana tersebut.
“Beruntung tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa pergerakan tanah ini, karena hingga saat ini tidak ada rumah warga yang ambruk hanya mengalami keretakan saja,” tambah Soeryadinata.
Namun demikian, lanjut Soeryadinata, pihaknya telah memberikan peringatan siaga kepada warga untuk selalu waspada akan datangnya bencana tersebut yang datang tiba-tiba, karena selama 3 hari berturut-turut hujan deras tidak berhenti di wilayah Kalibunder.
“Saat ini ada 13 rumah yang terdampak, namun tidak ada yang mengalami kerusakan berat akibat bencana tersebut, hingga penghuni rumah tidak mengungsi dan masih menempati tempat tinggalnya,” pungkasnya.**** ****





