713 Warga Simpang Rampah Terisolasi 17 Hari, Bantuan Akhirnya Tembus

713 Warga Simpang Rampah Terisolasi 17 Hari, Bantuan Akhirnya Tembus

Fajarasia.id – Sebanyak 713 jiwa di Desa Simpang Tiga Rampah, Sitahuis, Tapanuli Tengah terisolasi selama 17 hari akibat longsor. Untuk menjemput bantuan logistik, warga harus menempuh jalur hutan hingga 8–9 jam.

PJ Kepala Desa Simpang Tiga Rampah, Alfredo Banjarnahor, mengatakan akses desa baru terbuka pada hari ke-17. “Puji Tuhan, Alhamdulillah, kemarin sore jalur sudah bisa diakses,” ujarnya, Sabtu (13/12/2025).

Menurut Alfredo, pemerintah pusat dan daerah telah berupaya sejak awal memperbaiki titik longsor. Bantuan logistik juga mulai masuk, meski sebelumnya warga harus menunggu berjam-jam karena medan sulit. Kini, alat berat sudah tiba dan distribusi bantuan bisa langsung menjangkau desa.

Tokoh adat setempat, Badita Hutagalung, menambahkan selama terisolasi warga sempat menerima bantuan lewat jalur darat dan helikopter. “Untuk listrik, desa kami baru menyala seminggu lalu. Sebelumnya gelap gulita,” katanya.

Warga berharap perbaikan jalur longsor segera rampung hingga akses ke Sibolga kembali terbuka. Dengan begitu, aktivitas ekonomi bisa berjalan normal seperti sebelum bencana.

Pos terkait