Fajarasia.id – Partai Golkar secara tegas menepis narasi perpecahan internal menyusul beredarnya poster pengumuman Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) di media sosial. Poster tersebut memuat seruan “Selamatkan Partai Golkar dari Gank Solo” serta mencantumkan potret Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung, sebagai calon ketua umum.
Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji mengonfirmasi bahwa selebaran digital yang menyebut acara akan digelar di Jakarta pada akhir November 2026 tersebut merupakan informasi palsu.
“Hoaks semata,” kata Sarmuji saat dikonfirmasi mengenai keabsahan poster tersebut.
Menanggapi namanya yang dicantumkan dalam poster tersebut, Ahmad Doli Kurnia menegaskan tidak tahu-menahu mengenai sumber pembuatan maupun penyebaran pamflet digital itu. Doli menegaskan seluruh proses organisasi di tubuh partai beringin wajib berpatokan pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Doli juga meluruskan bahwa hubungannya dengan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia tetap harmonis dan produktif. Menurutnya, isu Munaslub sengaja disemburkan oleh pihak luar maupun oknum tertentu untuk mengganggu stabilitas partai.
“Saya sudah dapat mendeteksi pihak-pihak ‘komprador’ tersebut, yang berasal dari internal kami sendiri. Saya mau sampaikan, jangan ganggu Golkar dengan agenda-agenda kerdil kalian,” ujar Wakil Ketua Baleg DPR RI tersebut.
Doli menambahkan, fokus utama seluruh kader Golkar saat ini adalah soliditas organisasi dan pengawalan terhadap program-program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Ia menekankan bahwa jajaran kader Golkar akan berada di barisan terdepan untuk menjaga stabilitas politik nasional serta mengawal jalannya pemerintahan dari segala bentuk manuver politik yang destruktif.****





