Fajarasia.id — Bek kiri Tim nasional Indonesia, Calvin Verdonk, memilih tak berlarut-larut dalam euforia usai mengantarkan skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Pemain berusia 29 tahun itu kini mengalihkan fokus penuh untuk membela klubnya, Lille, di kompetisi Eropa.
Gelar juara yang diraih usai menundukkan Thailand lewat adu penalti (4-2) pada Senin lalu menjadi penawar dahaga gelar bagi tim senior Indonesia selama 35 tahun. Kendati demikian, ketatnya jadwal kompetisi membuat Verdonk harus cepat beradaptasi kembali.
“Tidak banyak waktu untuk merayakan kemenangan secara khusus, meski kami tetap merayakannya bersama tim. Namun, seusai laga melawan Thailand, fokus saya langsung tertuju pada pertandingan Sabtu. Kami semua harus bersiap,” ujar Verdonk melalui kanal Instagram resmi Lille, Jumat.
Lille dijadwalkan menjamu Le Havre dalam lanjutan Ligue 1 di Stadion Pierre-Mauroy, Sabtu pukul 22.15 WIB. Pertandingan ini menjadi peluang bagi Verdonk untuk menambah jam terbang setelah mencatatkan tiga penampilan musim ini.
Selepas laga domestik, tantangan lebih besar sudah menanti. Lille bakal bertandang ke markas Arsenal dalam lanjutan Liga Champions di Stadion Emirates, Rabu (14/10) dini hari WIB.
Guna menjaga performa tetap optimal di tengah jadwal antarkontinental yang padat, Verdonk mengaku memiliki trik khusus dalam mengelola ritme tubuh dan jadwal tidur.
“Saat di Indonesia, saya berusaha tetap mengikuti pola waktu Eropa, termasuk memanfaatkan waktu tidur di pesawat saat perjalanan pulang. Setibanya di klub, fasilitas dan dukungan tim sangat membantu proses pemulihan saya,” tuturnya.
Lille saat ini menempati peringkat keempat klasemen sementara Ligue 1 dengan koleksi 10 poin. Di panggung Eropa, klub berjuluk Les Dogues tersebut bertekad bangkit mencari poin perdana di Liga Champions usai menelan kekalahan dari Real Betis pada laga pembuka.***





