Fajarasia.id – Bencana tanah longsor yang melanda Dusun Cibuyut dan Tarukahan, Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, masih menyisakan duka mendalam. Hingga Jumat pagi, tercatat 20 warga belum ditemukan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Cilacap, Budi Setyawan, menjelaskan hujan deras sejak Kamis sore membuat kontur tanah labil dan akhirnya menimbun permukiman warga.
“Longsor terjadi cepat dan langsung menimpa rumah-rumah warga,” kata Budi.
Korban Tewas Bertambah
Sejauh ini, tiga korban telah ditemukan meninggal dunia. Dua di antaranya adalah Julia Lestari (20) dan Maya (15) dari Dusun Tarukahan. Pagi tadi, tim SAR gabungan kembali menemukan jenazah Yuni (50), ibu dari Maya, di sektor pencarian B-1.
Dengan penemuan tersebut, jumlah korban hilang kini tersisa 20 orang.
Data Korban Hilang
BPBD Cilacap merilis daftar sementara korban yang masih dalam pencarian:
Dusun Tarukahan (6 orang):
- Nina
- Fani
- Fatin
- Lilis (Ibu)
- Danu (anak Lilis)
- Balita anak Lilis
Dusun Cibuyut (14 orang):
- Rastum
- Rahma
- Aca
- Cahyanto
- Kasri
- Zahra
- Nilna
- Asmanto
- Isna
- Anak Isna
- Dani
- Istri Dani
- Anak Dani (2 orang)
Upaya Pencarian
Tim SAR gabungan membagi operasi pencarian ke lima sektor. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati karena kondisi tanah masih labil dan berpotensi longsor susulan. Aparat mengimbau warga untuk menjauhi lokasi demi keselamatan.****





