Fajarasia.id – Sebanyak 1.200 unit mobil pikap impor dari India telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, meski sebelumnya muncul desakan agar rencana impor ditunda.
Juru Bicara Partai Gerindra, Astrio Feligent, menegaskan kedatangan unit tersebut merupakan bagian dari kontrak pembelian yang sudah disepakati antara PT Agrinas Pangan Nusantara dengan pabrikan Mahindra & Mahindra serta Tata Motors. “Kalau memang sudah ada unit yang tiba di Tanjung Priok itu karena kontrak pembelian sudah disepakati dari jauh hari dan ini bagian dari batch delivery,” ujarnya.
Impor 105.000 unit pikap dan truk dari India senilai Rp24,66 triliun dilakukan untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Skema pembiayaan menggunakan pinjaman bank BUMN, cicilan pemerintah dari Dana Desa, serta tanpa menambah defisit APBN.
Meski demikian, Astrio menegaskan keputusan final terkait kelanjutan impor masih menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta agar rencana impor ditunda hingga ada pembahasan lebih lanjut bersama Presiden.***




