Fajarasia.id — Seorang perempuan melaporkan telah menjadi korban gangguan dari seorang pria bernama Piter Higo, yang secara berulang mengaku sebagai anggota DPR RI dalam interaksi daring. Setelah dilakukan penelusuran, klaim tersebut terbukti tidak benar. Nama Piter Higo tidak tercantum dalam daftar resmi anggota DPR RI.
Korban menyampaikan kekhawatirannya atas tindakan Piter Higo yang dinilai manipulatif dan berpotensi menimbulkan kerugian psikologis maupun sosial, khususnya bagi perempuan yang aktif di media sosial.
“Jangan sampai ada lagi perempuan yang tertipu oleh tipu muslihat Piter Higo. Identitas dan klaimnya tidak benar,” ujar korban dalam keterangannya.
Menanggapi laporan tersebut, Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Hermawi Taslim, memberikan klarifikasi tegas terkait afiliasi politik yang diklaim oleh pelaku.
“Jika ada yang merasa tertipu, segera laporkan ke aparat penegak hukum. Kami pastikan tidak ada kader atau anggota DPR dari Fraksi NasDem bernama Piter Higo,” tegas Hermawi.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi terhadap identitas seseorang, terutama jika menyangkut klaim jabatan publik. Modus penipuan berbasis identitas semakin marak di ruang digital, dan diperlukan kewaspadaan kolektif untuk mencegah jatuhnya korban baru.
Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan tindakan serupa kepada pihak berwenang agar dapat ditindaklanjuti secara hukum. Upaya ini penting untuk menjaga integritas ruang digital dan melindungi hak-hak pengguna media sosial, khususnya perempuan.***





