Fajarasia.co – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyatakan, Indonesia berharap Persatuan Emirat Arab (PEA), menjadi pusat produk ekspor ke negara Timur Tengah. Hal itu disampaikan Wapres ketika menerima Duta Besar PEA untuk Indonesia dan ASEAN, Abdulla Salem Obaid Aldhaheri, Selasa (1/11/2022).
“Indonesia ingin melakukan kerja sama lebih erat [dengan PEA], terutama dalam produk-produk unggulan, seperti fesyen, farmasi, wisata, makanan, dan minuman halal. Bahkan, Indonesia ingin agar PEA menjadi sarana untuk ekspor Indonesia ke negara-negara di Timur Tengah,” ujar Wapres.
Selain pembicaraan mengenai kerja sama di kedua bidang tersebut, Wapres Ma’ruf Amin juga mengapresiasi kesediaan PEA untuk berinvestasi di ibu kota negara (IKN). Juga kesedian investasi di bidang siber dan intelijen.
Duta Besar PEA untuk Republik Indonesia, Abdulla menyambut baik permintaan agar negaranya menjadi pusat ekspor produk-produk Indonesia. Ia mengungkapkan dalam enam bulan terakhir, PEA telah menyelenggarakan 2 forum bisnis yang melibatkan investor-investor dari negara PEA.
“Kami ingin menyampaikan bahwa dalam 6 bulan terakhir telah dilakukan 2 forum bisnis yang melibatkan investor di bidang kesehatan, termasuk vaksin, yang dilakukan antara dua negara. Kami berharap kerja sama untuk dua bidang tersebut dapat dimajukan, termasuk juga di bidang industri, baik di Indonesia maupun PEA,” kata Abdulla.
Dalam pertemuan tersebut, Wapres berharap beberapa hal yang telah disepakati oleh kedua negara dapat segera ditindaklanjuti. Termasuk, kerja sama di bidang pendidikan antara Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta dengan Mohammed Bin Zayed (MBZ) University for Humanities.
“Saya menyambut baik dan memberikan dukungan atas kerja sama kedua negara untuk membangun School for Future Studies dan saya berharap kerja sama ini dapat segera direalisasikan,” ucapnya.
Menanggapi usulan Wapres, Abdulla mengatakan PEA telah menyiapkan kerja sama dengan lembaga pendidikan lain di Solo.
“Kami ingin menyampaikan ada pula kerja sama untuk kemitraan antara ma’had (lembaga pendidikan) filsafat islamiyah di Solo. Dan kita berharap kerja sama di bidang tersebut dapat semakin dimajukan,” kata Abdulla lagi.
Adapun Wapres RI direncanakan akan bertemu dengan Presiden PEA, Mohammed Bin Zayed Al Nahyan di Abu Dhabi pada 2 November mendatang. Selain itu, Presiden PEA direncanakan akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali bulan depan.****





