Fajarasia.id – Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina membuka sekaligus menjadi narasumber dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) program pemberdayaan masyarakat anti narkoba di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungbalai tahun 2025. Dalam kegiatan yang dihadiri langsung Kepala BNNK Tanjungbalai Henry Pahala Marbun beserta jajarannya ini diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNNK) Kota Tanjungbalai di Gedung Wanita Kota Tanjungbalai, Kamis (22/5/25).
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama berkomitmen dalam memberantas penyalahgunaan narkoba tanpa pandang bulu. Alasannya, karena penyalahgunaan narkotika merupakan masalah sosial yang dapat merusak kehidupan pribadi pemakainya dan secara tidak langsung mengancam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara.
“Melalui kegiatan ini saya berharap, dilakukan pengumpulan data dan informasi terkait penggiat anti narkoba, regulasi, dan sistem norma yang mendukung lingkungan bersih dari narkoba, menyusun rencana kerja dan rencana aksi lingkungan masyarakat. Saya mengajak kita semua untuk benar-benar berkomitmen dalam memberantas narkotika sampai ke akarnya tanpa melihat status dan kedudukan si pengedar maupun pemakai narkoba,” ujar Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina.
Menurut Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, tujuan pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) program pemberdayaan masyarakat anti narkoba di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungbalai tahun 2025 iti adalah untuk membangun jejaring dan kepedulian Stakeholder untuk melakukan penanggulangan masalah narkoba. Kemudian, imbuhnya, memetakan calon penggiat anti narkoba untuk dilaksanakan pengembangan kapasitas P4GN dan menggerakkan potensi kemandirian para penggiat anti narkoba yang berada di lingkungan masyarakat.
“Oleh sebab itu, diperlukan keterpaduan dari semua unsur, baik itu pihak TNI/Polri, BNN, Instansi Pemerintah, seluruh komponen masyarakat, LSM dan juga organisasi pemuda dalam berpartisipasi aktif untuk memeranginya. Tidak dipungkiri, penyalahgunaan barang haram tersebut juga terjadi di Kota Tanjungbalai, maka Pemko bersama masyarakat harus serius menyatakan perang terhadap narkoba dengan melibatkan semua pihak.
Jangan takut menginformasikan jika terdapat peredaran narkoba disekitar kita,” tegasnya.
Terakhir, Wakil Wali Kota mengungkapkan , diperlukan upaya-upaya yang nyata untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba, psikotropika dan zat adiktif lainnya dengan melakukan penyuluhan baik di lingkungan masyarakat maupun di lingkungan Pemerintahan. Kegiatan tersebut juga di ikuti oleh para Kepala Sekolah SMP Negeri Se Kota Tanjungbalai, Organisasi Kepemudaan, Vespa Rising Tanjungbalai, Komunitas Anti Narkoba Kelurahan Keramat Kubah, GANN dan komunitas Kelurahan Pantai Johor.(Igt)




