Fajarasia.id – Wakil Ketua DPR RI, Sari Yuliati, menghadiri Forum Menteri dan Bisnis Keamanan Energi Indo-Pasifik (IPEM) yang digelar di Tokyo, Jepang. Dalam kesempatan tersebut, Sari Yuliati mendampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam rangkaian dialog strategis yang mempertemukan para menteri, pemimpin industri, dan pemangku kepentingan global.
Forum ini menegaskan bahwa isu keamanan energi bukan hanya soal ketersediaan pasokan, tetapi juga tentang membangun kemitraan yang terpercaya, membuka peluang investasi, serta memperkuat rantai pasok yang tangguh di tengah dinamika geopolitik dan percepatan transisi energi. Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha disebut sebagai fondasi penting untuk menghadirkan kebijakan yang adaptif dan berdampak nyata.
Peran Strategis Indonesia
Partisipasi aktif Indonesia dalam forum internasional seperti IPEM diharapkan semakin memperkuat posisi strategis bangsa di kawasan Indo-Pasifik. Kehadiran wakil legislatif bersama eksekutif menunjukkan komitmen Indonesia dalam mendorong kebijakan energi berkelanjutan, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi pembangunan ekonomi nasional dan kesejahteraan rakyat.
“Forum ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat diplomasi energi, sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan mitra global dalam menghadapi tantangan transisi energi,” ujar Sari Yuliati dalam keterangan resminya.
Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha
Dalam forum tersebut, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara transisi energi dan stabilitas pasokan.
“Pertemuan ini menjadi ruang diskusi penting tentang bagaimana transisi energi dijalankan tanpa mengganggu stabilitas pasokan maupun kepentingan energi nasional,” ungkapnya.
Dialog yang berlangsung di Tokyo juga menyoroti kebutuhan jangka panjang, termasuk diversifikasi sumber energi, investasi teknologi hijau, serta penguatan kapasitas industri dalam negeri. Dengan keterlibatan DPR RI, arah kebijakan energi nasional diharapkan semakin selaras dengan kepentingan rakyat dan pembangunan berkelanjutan.
Hasil Forum IPEM 2026
Forum IPEM 2026 menghasilkan pernyataan bersama yang menegaskan komitmen negara-negara Indo-Pasifik untuk memperkuat ketahanan energi regional di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global. Pernyataan tersebut juga menekankan bahwa setiap negara memiliki kedaulatan dalam menentukan jalur transisi energi sesuai kondisi dan kebutuhan domestik.
“Kehadiran Indonesia dalam forum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi strategis di sektor energi global, sekaligus memastikan kepentingan nasional tetap terjaga dalam proses transisi menuju energi yang lebih berkelanjutan,” demikian bunyi kesepakatan forum yang dikutip,Rabu(18/3/2026).****




